PDA

View Full Version : Warga Indonesia paling murah tersenyum?


R_liquid
20th August 2009, 00:10
Di negara Swedia justru Indonesia terpilih sebagai negara yang masyarakatnya paling murah tersenyum. Masalahnya adalah, banyak orang di negara ini yang “senyum terpaksa”, senyum basa-basi alias dibuat-buat untuk sekadar menyenangkan orang lain.

Berikut kutipan berita selengkapnya seperti dilansir Antara [tautannya tidak bisa lagi ditemukan]: Beberapa media massa Swedia, beberapa pekan terakhir ini melaporkan bahwa Indonesia berada di tingkat pertama dalam urutan negara yang masyarakatnya paling murah senyum di dunia. Mengutip laporan The Smiling Report 2009 yang dilakukan salah satu Provider Misteri Belanja yang berada di Swedia justru menempatkan masyarakat Swedia berada di urutan ke 24, ujar Sekretaris Satu KBRI Stockholm, Swedia, Dody Kusumonegoro kepada kantor berita Antara.

Dalam jajak pendapat yang dilakukan tahun 2008 yang menyangkut lebih dari 2,5 juta pertanyaan mengenai Senyum (Smile) dan Salam (Add-Greeting) pada penjualan di 66 negara, Swedia menempatkan Indonesia pada bagian atas daftar.

Media Swedia melaporkan Indonesia sebagai negara yang paling tersenyum sebagai hasil dari pelanggan layanan data dari evaluasi yang dilakukan di seluruh spektrum dan pameran oleh AB Bisnis di seluruh dunia, di Swedia. Dalam laporan itu disebutkan Indonesia sebagai negara tertinggi tersenyum dengan 98 persen. Indonesia juga merupakan negara dengan ucapan yang paling tinggi yaitu 98 persen.

Sementara itu Swedia berada di nomor 24 pada daftar untuk kategori senyum dengan angka 77 persen dan urutan 31 untuk ucapan salam dengan 81 persen. Industri yang banyak senyum adalah di bidang kesehatan dan kecantikan perawatan serta transportasi dengan 86 persen dan nilai terendah berada di layanan bisnis B2B dengan hanya 52 persen.

Disebutkan bahwa dalam jajak pendapat itu disebutkan bahwa ucapan Salam tahun 2008 dan 2007 tercatat 81 persen dibandingkan dengan 88 persen pada 2004. Ucapan salam tertinggi selain Indonesia juga menempatkan Hong Kong dengan 98 persen, sementara yang terendah adalah Maroko dengan 48 persen. Ucapan yang terbaik ditemukan pada layanan di pemerintahan dengan 94 persen sementara di kalangan bisnis (B2) hanya 70 persen.

Dalam layanan penjualan skor tertinggi dicatat oleh Pakistan dengan 82 persen dan terendah adalah Finlandia dengan tiga persen. Dalam pelayanan B2B memiliki nilai tertinggi mencapai 65 persen sementara dalam segi kenyamanan tercatat sangat rendah dengan 40 persen.

Ayo…, siapa mau “senyum dibuat-buat”?